Sobat Pangan
Kirim Opini
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
    • Kebijakan
  • Pangan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Perikanan
    • Holtikultura
    • Harga Pangan
  • Inovasi
    • Teknologi
    • Smart Farming
    • Riset
  • Edukasi
    • Budidaya
    • Gizi
    • Tips
  • Inspirasi
    • Kisah Sukses
    • Motivasi
    • Sosok
  • Opini
    • Editorial
    • Kolom
    • Analisis
    • Resensi
No Result
View All Result
Sobat Pangan
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
    • Kebijakan
  • Pangan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Perikanan
    • Holtikultura
    • Harga Pangan
  • Inovasi
    • Teknologi
    • Smart Farming
    • Riset
  • Edukasi
    • Budidaya
    • Gizi
    • Tips
  • Inspirasi
    • Kisah Sukses
    • Motivasi
    • Sosok
  • Opini
    • Editorial
    • Kolom
    • Analisis
    • Resensi
No Result
View All Result
Sobat Pangan
Kirim Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Pangan
  • Edukasi
  • Inovasi
  • Inspirasi
  • Opini
Home Berita Nasional

Presiden Prabowo Kemandirian Pangan, Kunci Ketahanan Indonesia

sobatpangan.id by sobatpangan.id
Jumat, 31 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet perdana di pemerintahannya, Rabu (23/10/2024).(DOK TIM MEDIA PRABOWO SUBIANTO/Kompas.com)

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat kabinet perdana di pemerintahannya, Rabu (23/10/2024).(DOK TIM MEDIA PRABOWO SUBIANTO/Kompas.com)

1.2k
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsApp

JAKARTA, SobatPangan.id – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan gangguan rantai pasok pangan dunia, isu kemandirian pangan kembali menjadi perhatian pemerintah. Kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat ketahanan nasional.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Dalam arahannya yang dikutip dari ANTARA, Senin (20/7/2026), dan dipublikasikan kembali di kutip melalui siaran resmi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian pada Selasa (21/7/2026), Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi juga dari kemampuannya memenuhi kebutuhan pangan rakyat.

“Setiap negara, setiap perekonomian itu pasti diukur. Kita bertanya, apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya. Itu yang paling mendasar. Untuk apa kita merdeka kalau kita tidak bisa memberi yang paling dasar dari sebuah peradaban, yaitu pangan,” kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, ketersediaan pangan merupakan bagian dari kedaulatan bangsa. Karena itu, pemerintah terus mempercepat berbagai program strategis, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, optimalisasi lahan pertanian, modernisasi alat dan mesin pertanian, hingga peningkatan produktivitas petani melalui pemanfaatan teknologi.

Pesan serupa juga disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Panen Raya Serentak Tiga Komoditas di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, di kutip dari ANTARA, Jumat (17/7/2026), Presiden menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada pangan tidak dapat dibebankan kepada satu kementerian semata.

Baca Juga

Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid

Kirab Bendera Merah Putih Meriahkan HUT ke-81 RI

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian,” ujar Prabowo. Ia menekankan bahwa seluruh kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat harus terlibat dalam memperkuat sektor pangan nasional agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global.

Pentingnya memperkuat produksi pangan dalam negeri juga disampaikan Guru Besar Fakultas Pertanian Dwi Andreas Santosa. Dalam berbagai kesempatan, Dwi Andreas menilai Indonesia memiliki modal besar untuk mencapai kemandirian pangan karena didukung sumber daya alam yang melimpah, lahan pertanian yang luas, serta iklim tropis yang memungkinkan produksi berlangsung sepanjang tahun.

Namun, menurut Dwi Andreas, potensi tersebut harus diikuti dengan peningkatan produktivitas melalui perbaikan sistem irigasi, penggunaan benih unggul, penerapan mekanisasi, serta penguatan riset dan inovasi pertanian. Ia juga menekankan bahwa tantangan perubahan iklim menuntut sektor pertanian Indonesia semakin adaptif agar produksi pangan tetap terjaga.

Pandangan tersebut sejalan dengan laporan Food and Agriculture Organization (FAO) yang menyebut perubahan iklim, konflik internasional, dan gangguan perdagangan global menjadi tantangan utama terhadap ketahanan pangan dunia. Dalam laporan FAO, banyak negara kini berupaya memperkuat produksi pangan domestik untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan ketahanan menghadapi krisis.

Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi negara yang mandiri pangan apabila potensi pertanian, peternakan, dan perikanan dapat dikelola secara optimal. Selain meningkatkan produksi, penguatan industri pengolahan hasil pertanian dan distribusi pangan yang efisien juga menjadi faktor penting untuk menciptakan nilai tambah bagi petani sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, kebutuhan pangan nasional diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, penguatan sektor pangan tidak hanya menjadi agenda pembangunan pertanian, tetapi juga strategi jangka panjang dalam menjaga ketahanan ekonomi dan kedaulatan bangsa.(Mad)

Tags: Ketahanan PanganPresiden Prabowo
ShareSend
sobatpangan.id

sobatpangan.id

Redaksi Sobat Pangan adalah tim editorial yang menyajikan berita, analisis, dan informasi terpercaya seputar pangan, pertanian, peternakan, perikanan, serta inovasi untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan Indonesia. Berkomitmen pada jurnalisme yang akurat, independen, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga

Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid
Berita

Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid

by sobatpangan.id
Selasa, 8 September 2026
0

JAKARTA, SobatPangan.ID — Gerakan Kebangkitan Tani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) mengecam pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan...

Read more
Kirab Bendera Merah Putih Meriahkan HUT ke-81 RI

Kirab Bendera Merah Putih Meriahkan HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026
Mensesneg, Persiapan HUT ke-81 RI Capai 99 Persen

Mensesneg, Persiapan HUT ke-81 RI Capai 99 Persen

Senin, 17 Agustus 2026
Presiden Prabowo Kekayaan Indonesia Harus Jadi Kekuatan

Presiden Prabowo Kekayaan Indonesia Harus Jadi Kekuatan

Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Prabowo Dorong Pembiayaan Proyek Strategis Indonesia

Presiden Prabowo Dorong Pembiayaan Proyek Strategis Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Wamen Perang AS, Perkuat Kemitraan

Presiden Prabowo Terima Wamen Perang AS, Perkuat Kemitraan

Kamis, 13 Agustus 2026
Load More
Next Post
Presiden Prabowo Swasembada Pangan, Modal Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Presiden Prabowo Swasembada Pangan, Modal Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Postingan Terbaru

Mentan Amran Dorong Kemandirian Pangan untuk Lindungi Rakyat

Mentan Amran Dorong Kemandirian Pangan untuk Lindungi Rakyat

Jumat, 11 September 2026
Biografi Anthoni Salim ,Perjalanan Pengusaha Besar Indonesia, dari Krisis 1998 hingga Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia

Biografi Anthoni Salim ,Perjalanan Pengusaha Besar Indonesia, dari Krisis 1998 hingga Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia

Kamis, 10 September 2026
Teknologi Pertanian, Harapan Baru Ketahanan Pangan Indonesia di Tengah Perubahan

Teknologi Pertanian, Harapan Baru Ketahanan Pangan Indonesia di Tengah Perubahan

Rabu, 9 September 2026
Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid

Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid

Selasa, 8 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KKN UNNES Olah Talas Pratama 2 Jadi Tepung Bernilai Ekonomi Tinggi

KKN UNNES Olah Talas Pratama 2 Jadi Tepung Bernilai Ekonomi Tinggi

Sabtu, 15 Agustus 2026
Modernisasi Peternakan Peluang Besar di Indonesia

Modernisasi Peternakan Peluang Besar di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026
Nelayan Indonesia Menuju Lumbung Perikanan Dunia

Nelayan Indonesia Menuju Lumbung Perikanan Dunia

Kamis, 30 Juli 2026
Menko PM Muhaimin, Pangan Jadi Kunci Ekonomi Nasional

Menko PM Muhaimin, Pangan Jadi Kunci Ekonomi Nasional

Kamis, 30 Juli 2026
Modernisasi Peternakan Peluang Besar di Indonesia

Modernisasi Peternakan Peluang Besar di Indonesia

0
Petani Indonesia Sebagai Pengusaha Pangan Modern Menuju Indonesia Emas 2045

Petani Indonesia Sebagai Pengusaha Pangan Modern Menuju Indonesia Emas 2045

0
Nelayan Indonesia Menuju Lumbung Perikanan Dunia

Nelayan Indonesia Menuju Lumbung Perikanan Dunia

0
Sudaryono Pimpin BGN, Pemerintah Kejar Percepatan Program MBG

Sudaryono Pimpin BGN, Pemerintah Kejar Percepatan Program MBG

0
Mentan Amran Dorong Kemandirian Pangan untuk Lindungi Rakyat

Mentan Amran Dorong Kemandirian Pangan untuk Lindungi Rakyat

Jumat, 11 September 2026
Biografi Anthoni Salim ,Perjalanan Pengusaha Besar Indonesia, dari Krisis 1998 hingga Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia

Biografi Anthoni Salim ,Perjalanan Pengusaha Besar Indonesia, dari Krisis 1998 hingga Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia

Kamis, 10 September 2026
Teknologi Pertanian, Harapan Baru Ketahanan Pangan Indonesia di Tengah Perubahan

Teknologi Pertanian, Harapan Baru Ketahanan Pangan Indonesia di Tengah Perubahan

Rabu, 9 September 2026
Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid

Minta Jangan Sederhanakan Konflik Agraria, Gerbang Gerbang Tani Kecam Istilah ‘Aksi Sepihak’ Nusron Wahid

Selasa, 8 September 2026
Facebook Twitter Instagram TikTok
Sobat Pangan

SobatPangan.id adalah portal berita pangan Indonesia yang menyajikan informasi aktual, edukasi, inovasi, dan kebijakan untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Redaksi SobatPangan.id

Alamat : Perum Kalibata Timur, Pancoran,Kota Jakarta Selatan 12740 .

Email : RedaksiSobatpangan@gmail.com

Sitemap

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Opini/Tulisan
  • Redaksi
  • Tentang SobatPangan.id

Kanal Popular

  • Analisis
  • Berita
  • Daerah
  • Edukasi
  • Gizi
  • Inovasi
  • Kisah Sukses
  • Kolom
  • Nasional
  • Perikanan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Smart Farming
  • Teknologi
  • Tips

© 2026 SOBATPANGAN.ID All Rights Reserved.
Developed by LangsungKlik.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Nasional
    • Daerah
    • Kebijakan
  • Pangan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Perikanan
    • Holtikultura
    • Harga Pangan
  • Inovasi
    • Teknologi
    • Smart Farming
    • Riset
  • Edukasi
    • Budidaya
    • Gizi
    • Tips
  • Inspirasi
    • Kisah Sukses
    • Motivasi
    • Sosok
  • Opini
    • Editorial
    • Kolom
    • Analisis
    • Resensi

© 2026 SOBATPANGAN.ID All Rights Reserved.
Developed by LangsungKlik.id